erul blog

Blog sharing

Wednesday, December 5, 2018

Akhirnya Marc Marquez Operasi Bahunya.

Akhirnya Marc Marquez Operasi Bahunya.

Erulblog - Brosist sang juara dunia Motogp 2018 Marc Marquez dari Repsol Honda Team akhirnya melakukan operasi terhadap bahu kirinya, sebenarnya cidera pada bahu kiri Marc sudah lama banget. yah sperti kita ketahui Marc suka iseng mencari batas limits dari motornya sampe akhirnya dia sering terjatuh pada saat Free Practice dan Kualifikasi, tahun 2018 ini saja dia sudah crah 23 kali. dan hal tersebut membuat bahu sebelah kirinya cidera.


Tidak banyak yang tahu mengenai cidera bahu kirinya Marc, sampe pada suatu ketika waktu Marc mengunci gelar juara dunia Motogp 2018 tepatnya di sirkuit Motegi pada saat Marc melakukan selebrasi Scott Redding menepuk bagian bahu Marc untuk memberikan ucapan selamat. tapi tidak disangka tepukan tersebut mengakibatkan Marc tergelatak beberapa saat di track sambil dibantu oleh adik dan teman-temannya.

Kejadian berikutnya terjadi pada saat race finale di Valencia, dimana pada saat itu race dilakukan pada kondisi basah dan pada saat balapan Marc mengalami high slide dan crash, hal tersebut membuat bahunya kembali kambuh, aka tetapi Marc beruntung tidak mengalami cidera serius hingga dia mampu melanjutkan sesi test pramusim.

Nah sebetulnya pada saat test pramusim Marc dilarang mengikuti test oleh para petinggi Repsol Honda, karena para petinggi Repsol Honda khawatir Marc crash dan memperburuk cideranya. tapi Marc ngeyel tetap mengikuti test di Valencia dan Jerez dan beruntungnya pada saat test tersebut dia tidak mengalami crash.

Setelah test pramusim Motogp 2018 berakhir Marc masih melakukan kegiatan bermotor nya di camp nya, weleh ngeyel bener nih bocah sampai pada akhirnya Selasa kemarin Marc melakukan operasi bahu kirinya dan berjalan lancar. Operasi tersebut dilakukan oleh Dr. Xavier Mir, Dr. Teresa Marlet dan Dr. Victor Marlet anggota ICATME.

Dan Marc akan menjalani proses rehabilitasi kurang lebih 1,5 bulan, kemungkinan Marc belum fit 100% pada saat test Motogp selanjutnya yang akan dilakukan pada 6-8 Februari 2019. semoga lekas sembuh Marc. (erb)
Begini Cara Mengetahui Jenis Ban Yang Kita Pake! Radial atau Bias?

Begini Cara Mengetahui Jenis Ban Yang Kita Pake! Radial atau Bias?

Erulblog - Malam brosist pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang jenis-jenis ban berdasarkan konstruksinya yang belum baca silahkan klik pada link tersebut. Nah sekarang yang jadi pertanyaan adalah bagaimana kita mengetahui ban yang kita pakai itu jenis konstruksinya apa? Apakah kosntruksinya radial atau bias? sedangkan konstruksi ban kan terbungkus oleh lapisan belt dan karet ban. Apakah perlu di sayat atau disobek dulu biar tahu konstruksi di dalamnya? rusak dong brosist hehehe gak jadi dipake nanti ban nya.


Tenang brosist jangan sampe disayat atau di sobek bagian ban tersebut kecuali gak mau dipake lagi terus untuk nyayat dan nyobeknya juga susah loh perlu peralatan yang memadai. terus bagaimana dong kita bisa mengetahui bahwa ban yang kita pake atau gunakan itu ban jenis radial atau bias?

Ok, yang harus brosist lakukan sebetulnya sangatlah mudah, brosist check ukuran yang tertera pada ban tersebut. loh apa hubungannya ukuran ban dengan jenis konstruksi ban? ada dong hehehe. nah pada ukuran ban biasa nya terdapat beberapa penulisan sebagai berikut :

1. 185/65 R 15 86H      (biasanya penulisan ini digunakan pada ban mobil-mobil penumpang)
2. 31 x 10,5 R 15 109S (biasanya penulisan ini digunakan pada ban-ban SUV)
3. 90/80 - 17                 (Contoh penulisan ukuran ban di ban sepeda motor)
4. 11 R 22,5                  (Penulisan ukuran ban untuk ban Truck dan Bus)
5. 10.00 - 20                 (Penulisan ukuran ban untuk ban Truck dan Bus)

Dan masih banyak lagi contoh penulisan ukuran ban lainnya.

Nah setelah brosist liat ukuran ban yang dipake perhatikan cara penulisannya sebagai contoh 185/65 R 15 86H, nah disitu ada tulisan huruf "R" nah huruf R tersebut memiliki arti bahwa ban yang brosist gunakan jenis nya adalah "Radial". jadi huruf R disitu bukan memiliki arti RIM atau RING tapi "Radial" mudahkan brosist.


Sekarang bagaimana cara mengetahui kalau ban yang kita gunakan jenis konstruksi nya "Bias" caranya sama brosist tinggal liat ukurannya sebagai contoh 90/80 - 17 dan 10.00 - 20 pada ukuran tersebut terdapat tanda strip/minus "-", nah tanda strip atau minus tersebut menunjukan bahwa ban tersebut memiliki konstruksi "Bias".


Baca Juga : Ban Tubeless vs Ban Tube Type

Pada ban jenis Radial biasanya juga terdapat tulisan kecil di bagian samping ban nya bertuliskan "Radial" tapi mungkin perlu waktu untuk mencari tulisan tersebut karena kecil berbeda dengan tulisan ukuran di ban biasanya cukup besar angka dan huruf penulisannya.

Gampang kan brosist? sekarang coba check ban yang dipake oleh brosist semua jenisnya radial apa bias? silahkan tulis komentar kalian brosist (erb)

Sunday, December 2, 2018

Bagian-bagian/Komponen Ban (Pneumatic Tire) Part-2

Bagian-bagian/Komponen Ban (Pneumatic Tire) Part-2

erulblog - Hallo brosist balik lagi nih kita bahas tentang ban, setelah kita bahas di artikel sebelumnya mengenai bagian-bagian ban part-1 dan juga tentang konstruksi ban kali ini admin akan melanjutkan pembahasan tentang bagian-bagian ban part-2.

Ban pneumatic (ban yang diisi tekanan angin) bukan ban solid ya brosist, ban ini memiliki banyak komponen di dalamnya, dari gabungan komponen-komponen atau bagian-bagian ban tersebut maka jadilah sebuah ban yang mempu menyangga beban dengan baik sebagimana fungsi utama dari ban.

Nah brosist bisa perhatikan gambar dibawah ini, komponen-komponennya banyak banget kan?


Dari gambar diatas kita bahas satu persatu ya :

1. Telapak Ban/Tread
Bagian ban ini sering disebut kembangan ban oleh beberapa mekanik ataupun penjual ban, sebetulnya bahasa kerennya yaitu tread atau telapak ban. Bagian ini terbuat dari karet dengan compound khusus supaya mampu mencengkram baik ke permukaan jalan.

2. Shoulder
Bagian ini berfungsi sebagai penghubung antara bagian telapak ban yang memiliki compound kaku dan bagian sidewall yang memiliki compound lentur.

3. Sidewall
Atau sering disebut dengan bagian samping ban berfungsi menjadikan ban ini memiliki kenyamanan dan juga berfungsi sebagai pelepas panas pada ban

4. Cap Plies
Cap Plies terbuat dari benang polyester berfungsi menjaga kekakuan/pergerakan steel belt, biasanya cap plies di aplikasikan pada ban UHP (ultra high performance) jadi tidak semua ban menggunakan cap plies. 

5. Bead
Bead atau disebut juga dengan "hil" oleh para pelaku ban di lapangan terbuat dari lilitan kawat baja yang berfungsi sebagai angkur supaya ban ngeplak/presisi di velg.

6. Inner Liner
Terbuat dari lapisan karet khusus berfungsi sebagai penampung udara/kantung udara. berperan sebagai pengganti ban dalam pada jenis ban tubeless

7. Bead Filler
Bead Filler berfungsi supaya ban stabil dan juga nyaman

8. Carcass/Casing/Ply
Bagian ini sebagai bagian utama dari ban berfungsi sebagai konstruksi dasar dari ban ada yang terbuat dari benang polyester dan ada juga yang terbuat dari lapisan kawat baja.

9. Steel Belt
Terbuat dari kawat baja yang berfungsi supaya ban mampu menelapak sempurna terhadap permukaan jalan

10. Edge Cover
Berfungsi melindungi ujung steel belt supaya tidak langsung menusuk karet

Nah brosist banyak kan komponen-komponen ban tersebut, jika ada yang mau didiskusikan silahkan komen di kolom komentar. (erb)
Yamaha Aerox 155VVA Warna Barunya Keren Abis

Yamaha Aerox 155VVA Warna Barunya Keren Abis

erulblog - Hallo brosist, menjelang akhir tahun 2018 pabrikan yang terkenal dengan logo garputala, yap PT. Yamaha Indonesia Motor Maufacturing merilis secara resmi warna baru Yamaha Aerox 155VVA, sepertinya pihak Yamaha mempersiapkan dengan baik untuk menyongsong tahun baru 2019 dengan menghadirkan warn-warna yang aduhai pada Aerox ini, warna nya memang bener-bener fresh brosist.

Aerox 155VVA S Version

Untuk Yamaha Aerox S Version memiliki 2 varian warna baru yaitu Matte Black dan juga warna Matte Red pada Aerox S Version ini Yamaha tetap mempertahankan ke elegan-nannya. pada Aerox warna Matte Black semua body di labur dengan warna hitam doff sedangkan untuk Aerox warna Matte Red body nya dilabur dengan warna merah doff dipadukan denga warna silver dibagian samping body pada kedua warna tersebut di kombinasikan dengan warna gold pada bagian velg wihh 
tambah keren nih brosist nambah keren juga nih bagi para bikers.




Aerox 155VVA R Version

Pada tipe ini Yamaha masih tetap dengan warna yang sudah ada yaitu silver dan juga warna Movistar special edition. apa mungkin ditahan dulu brosist supaya kalo ada serangan dari kompetitor baru keluarin lagi senjata barunya.


Aerox 155VVA Standar

Yang tidak kalah menarik adalah update warna pada Aerox tipe standar ini brosist, pada tipe ini Yamaha memberikan warna yang lebih aggressive dan anak muda banget nih, hadir dengan warna Black, Red dan juga Grey dari ketiga warna baru Aerox tersebut warna Grey yang paling mencuri perhatian memiliki kombinasi warna denga warna kuning stabillo membuat varian warna grey lebih eye catching. kalau pada warna black atau pun red dipadu dengan warna hitam/black pada velg nya lain halnya dengan varian warna Grey ini bagian velg nya di labur warna kuning stabillo khas warna sang legenda Motogp Valentino Rossi.




Baca Juga : Ninja 250 Turun Harga Jadi 36 Jutaan

Harga Yamaha Aerox 155VVA 

Harga terbaru Yamaha Aerox 155VVA 2019 memiliki harga terendah di 23.550.000,- untuk tipe standar dan harga tertinggi 27.450.000,- untuk S version. harga tersebut adalah harga OTR Jakarta, setiap daerah biasanya memiliki harga yang berbeda-beda tapi gak beda jauh banget brosist. Silahkan diboyong Yamaha Aerox nya... (erb)

Saturday, December 1, 2018

Highlight Motogp Jerez Test, Petrux dan Nakagami Beri Kejutan

Highlight Motogp Jerez Test, Petrux dan Nakagami Beri Kejutan

erulblog - Hallo borsist apakabar hari ini? kita update hasil test pramusim Motogp yang dilaksanakan selama dua hari di sirkuit Jerez - Spanyol. pada dua hari test kemarin memunculkan dua pembalap tercepat yaitu Petruci dari Ducati Team tercepat di hari pertama dan Nakagami dari team LCR Honda menjadi yang tercepat dihari kedua.


Test di Jerez - Spanyol ini adalah test terakhir bagi para team Motogp di 2018 sebelum mereka libur dan akan melakukan test pre seasion di 2019 tepatnyadi bulan Februari bertempat di sirkuit Sepang - Malaysia. waktu test kali ini coba di manfaatkan oleh team-team di Motogp dengan mencoba part-part baru yang bikin kepo brosist, seperti halnya Yamaha yang terus mencoba sasis barunya, Honda melakukan quick action dengan merubah tangki motor Jorge Lorenzo, kayaknya Honda belajar dari kejadian di Ducati, hehehe dimana waktu itu Jorge di awal gabung Ducati dia minta revisi atau merubah tangki motornya karena dia sering menjadi cepat lelah akan tetapi Ducati baru menggubris di akhir tahun kedua Lorenzo dan ternyata hasilnya memberikan kemenangan pertama Lorenzo bersama Ducati bahkan Lorenzo mampu menang di dua seri secara berturut-turut.

Team Ducati fokus terhadap perbandingan motor 2018 dan 2019 serta menghadirkan suatu inovasi part baru dibagian buritan motornya, jadi pada tahun lalu dibagian buritan ketambahan black box sekaran ditambah lagi denga semacam wing. wah kalo inovasi part-part aerodinamika Ducati memang selalu lima langkah lebih unggul dibandingkan team-team lainnya. untuk masalah part aerodinamika Honda juga tidak mau ketinggalan terlihat Marc Marquez menggunakan winglet model baru pada motornya yang kayaknya mirip sama punya Ducati hehehe.


Dihari pertama test Danilo Petruci menjadi pembalap tercepat denga catatan waktu 1:37,968 dan dia satu-satunya pembalap yang lap time nya  tembu di 1:37. D hari kedua muncul nama baru yaitu Nakagami dari LCR Honda, bermodalkan motor Honda RC213V 2018 spek terakhir valencia Nakagami mencatatkan waktu 1:37,945 wah akhirnya ada pembalap Jepang yang menjadi tercepat mudah-mudahan bisa konsisten pada saat race 2019 sehingga pertarungan menjadi lebih sengit brosist. (erb)

Baca Juga : Vinales Tetap Yang Terbaik (Day 2)